Filosof Dan Kritikus Seni, Arthur Danto Wafat
Jakarta - Satu lagi duka bagi dunia seni, terutama untuk diskursus wacana seni. Seorang filosof dan kritikus seni ternama, Arthur Danto tutup usia pada 25 Oktober 2013 di usia 89 tahun.
Ia yang terkenal dengan pernyataannya soal matinya sejarah seni, wafat karena penyakit gagal jantung di apartemennya di kawasan Manhattan. Pernyataan resmi telah dikeluarkan oleh putrinya, Ginger Danto pada hari Minggu lalu.
Pria yang lahir di Detroit, Amerika Serikat ini, memulai karirnya dengan mengambil studi filsafat. Kemudian pada tahun 1960 ia mulai menjadi pusat perdebatan seni.
Buku Danto yang terkenal berjudul, The Artworld, terbit pada tahun 1966. Saat itu ia membuka kritik luas yang menantang Andy Warhol, ketika seni mulai 'berserakan' dimana-mana.
Sebelum wafatnya, ia pun berhasil menerbitkan buku terbarunya berjudul What Art Is. Didalam buku ia itu menuliskan, "Kebanyakan seni kontemporer itu jauh dari estetika, tapi sebagai gantinya ini memiliki kekuatan makna juga kemungkinan akan kebenaran," ujarnya, seperti dilansir dari Huffington Post (29/10/2013).
Arthur Danto wafat dengan meninggalkan seorang istri, Barbara Westman. Juga dua orang anak, Ginger dan Elizabeth.
0 Response
Posting Komentar